Showing posts with label Tutorial Blog. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Blog. Show all posts

Monday, March 4, 2013

Cara membuat link URL berbentuk tombol

Menambahkan sebuah link dalam posting artikel blog, tentu para blogger sudah tahu caranya karna blogger sendiri sudah mempunyai fitur untuk menambahkan link URL dengan mudah pada form penulisan artikelnya. Tapi ada banyak cara dalam membuat link URL untuk mempercantik dan menambah daya tarik agar pembaca blog berkenan membuka / mengkliknya.

Salah satu cara yang bisa digunakan adalah membuat link berbentuk tombol atau button. Contohnya seperti ini :


Untuk membuat sebuah link berbentuk tombol caranya mudah, codenya sebagai berikut :
<form action="http://ardiyanata.blogspot.com/" method="get" target="_blank">
<input name="q" type="submit" value="Contoh" />
</form>
Keterangan :
  • Ganti http://ardiyanata.blogspot.com/ dengan link URL tujuan
  • Ganti Contoh dengan isi tulisan tombol yang diinginkan

Silahkan mencoba, Semoga bermanfaat

Tuesday, February 26, 2013

Cara membuat Spoiler di Postingan Blogger

Spoiler adalah sebuah fitur dalam blog   fungsi utamanya adalah menyembunyikan teks, kode, kalimat atau gambar. Fungsi nya mirip dengan Text Area yaitu menghemat halaman posting agar tidak terlalu memanjang ke bawah. Saya yakin sobat sudah sering melihat di forum-forum bentuk sebuah spoiler, yaitu jika kita mengklik misalnya "show" atau "hide" atau "close" maka kita bisa melihat gambar / tulisan yang tersembunyi namun bisa dimunculkan.

Spoiler sering kali  dipasang pada sebuah halaman posting, namun ada juga yang memasukkan nya ke dalam sidebar atau footer untuk menyembunyikan widget tertentu. Pada tutorial ini kita akan ikuti cara membuat spoiler dengan isi tulisan dan spoiler dengan isi gambar di posting blogspot.

A. Membuat spoiler dengan isi teks



Klik Show Untuk Membuka Spoiler
Memasang spoiler di blog sangat mudah Inilah kode untuk membuat spoiler dengan teks

Berikut kode spoiler di atas:

<div style="margin-bottom: 2px;">Klik Show Untuk Membuka Spoiler
<div style="margin-top: 5px; text-align: center;"><input value="Show" style="margin-top: 5px; width: 60px; font-size: 10px;" onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" type="button"> </div>
<div style="border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;"><div style="display: none;">Memasang spoiler di blog sangat mudah  Inilah kode untuk membuat spoiler dengan teks </div></div></div>

Keterangan;
  • Klik Show Untuk Membuka Spoiler bisa sobat ganti termasuk Show
  • Sedangkan kode berwarna biru adalah isi dari spoiler dengan teks. 

 B. Memasang spoiler dengan isi image atau gambar


    Spoiler : 
    Post spoiler
    Kode spoiler untuk isi gambar di atas;

    <div style="margin: 5px 20px 20px;"><div class="smallfont" style="margin-bottom: 2px;">
    <b>Spoiler</b> : <input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Close'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Open'; }" style="font-size: 11px; margin: 0px; padding: 0px; width: 55px;" type="button" value="Open" /></div>
    <div class="alt2" style="border: 1px inset; margin: 0px; padding: 6px; text-align: left;">
    <div style="display: none;">
    <img src="http://anakpejaya.googlecode.com/files/DroidSheep.png" border="0" alt="Post spoiler">
    </div>
    </div>
    </div> 
    Perhatikan cara memasang kode url gambar dengan teks warna biru. Ganti
    http://anakpejaya.googlecode.com/files/DroidSheep.png dengan alamat gambar sobat sendiri yang sudah dihost misalnya milik saya ini di google code.


    Bagaimana cara memasangnya di posting blog? Saat menulis artikel masuk ke menu  HTML bukan compose (lihat kiri atas) kemudian masukkan kode-kode diatas.

    Nah bagaimana. Ternyata cukup mudah bukan membuat spoiler di postingan blog.
    Semoga bermanfaat

    Cara membuat Text Area di blogger

    Sebelumnya saya pernah membuat artikel tentang cara membuat text area dan modifikasinya, nah pada kesempatan ini, saya akan menambah lagi berbagai macam variasi teks area dan cara membuat text area tersebut.  Untuk apa sih teks area itu, selain untuk kerapian posting blog juga bermanfaat untuk menghemat halaman agar tidak terlalu penuh. Selain itu terkadang kita dalam mengcopy paste kode tertentu terkadang keluar jalur alias melewati batas area artikel blog. Hal tersebut terjadi karena kita cuma memasukkan kode-kode tersebut ke dalam blockquote. Nah disnilah fungsi utama dari teks area tersebut. 

    Pada kesempatan ini saya akan memberikan 3 variasi teks area. yaitu text area sederhana / default, text area dengan fungsi select / copy all, dan text area dengan tombol scroll / gulir.
    Cara memasang teks area ini adalah pada saat menulis postingan pilih menu HTML (bukan edit HTML template). Lihat gambar. 

    cara membuat teks text area di blog
    Masukkan kode text area setelah klik HTML

    A. Teks area sederhana

     <textarea rows="6" cols="35">diisi dengan kalimat, kata, kode yang diinginkan</textarea>


    dengan kode di atas maka tampilan teks area seperti di bawah ini. angka 6 berarti jumlah baris, 35 menunjukkan lebar form teks area. 




    B. Teks Area dengan Select copy all







    Kode diatas adalah cara membuat dengan text area dengan perintah / fungsi select / copy all

    silakan sobat atur letaknya center artinya posisi text area ditengah, height > tinggi nya, width > lebar form teksnya. 

    C. Membuat Teks area dengan Tombol scroll


    <div style="overflow:auto; width:80%px; height:50px; padding:10px;border:2px solid #f4f4f4background-color:#f2f2f2">
    Cara membuat text area dengan fungsi scroll / tombol gulir
    </div>
    Beginilah tampilannya jika menggunakan kode diatas, silakan sesuaika background color dengan template sobat masing-masing. Intinya kode merah adalah silakan modifikasi sendiri. 

    Cara membuat text area dengan fungsi scroll / tombol gulir

    Demikian cara membuat teks area dalam postingan blog.

    Nah, bagaimana sobat, terserah anda mau pilih yang mana yang terbaik. silakan dicoba.
    Semoga Bermanfaat... 

    Sunday, January 20, 2013

    Cara Compress Kode Html Css Dan Javascript Pada Template Blogspot

    Compress Html Css Dan Javascript pada template bloggger khususnya blogspot bisa dilakukan dengan mudah asal tahu bagian yang harus dicompress atau diperkecil ukurannya. Pada tiap template selalu terdiri dari bagian Head, body dan kode css. Karena postingan ini berkisar pada template blogspot maka tips ini berguna buat sobat yang ingin merampingkan ukuran file template blogger kebanggaan blognya. Sebelum memulai ada baiknya backup dulu template sobat.


    cara compress kode css html dan javascript

    1. Bagian pertama cara compress kode css template blogger/blogspot.
    Kode CSS paada template blogger / blogspot diantara kode seperti dibawah ini:

    <b:skin><![CDATA[
    Disini letaknya Kode CSS
    ]]></b:skin>

    atau seperti yang dibawah ini:

    <style type='text/css'>
    Disini letaknya Kode CSS
    </style>

    Tools compress CSS bisa dilakukan antara lain disini :
    http://www.cssdrive.com/index.php/main/csscompressor
    http://www.csscompressor.com/
    http://www.minifycss.com/css-compressor/

    Tinggal masukan saja kode CSS yang mau dicompress pada form kosong lalu compress dan copy pastekan
    kembali hasil compress nya.

    2. Bagian kedua cara compress kode Html.
    Pada template blogger / blogspot kode HTML biasanya diantara <body> dan </body>.
    Kode html pada template letaknya seperti :

    <body>
    Disini letaknya Kode Html
    </body>

    Toolsnya bisa dilakukan disini:
    http://htmlcompressor.com/compressor.html
    http://www.textfixer.com/html/compress-html-compression.php
    http://www.digitalcoding.com/tools/compress-html.html

    Caranya sama copy paste kode Html yang mau dicompress kedalam kotak yang disediakan dan compress.

    3. Bagian ketiga adalah cara Compress Javascript :
    Kode Javascript atau (.js) letaknya biasanya diantara kode <head> dan </head> pada template atau tergantung
    penempatannya.

    Toolsnya bisa didapatkan disini :
    http://javascriptcompressor.com/
    http://jscompress.com/
    http://refresh-sf.com/yui/


    Catatan :

    Lakukan compress yang dibutuhkan saja, kode CSS, kode html atau kode javascript saja.
    Tergantung kebutuhan, bertahap lalu test blog pada browser, tujuannya adalah agar template lebih ringan dan berpengaruh pada speed loading pada
    browser.

    Sobat bisa coba pada blog sobat yang lain untuk ujicoba,
    Tips ringan ini juga bisa diterapkan jika sobat ada masalah pada pagespeed blog, misalnya
    masalah penempatan css external, compress javascript dan semua yang menyangkut kecepatan loading blog.

    Selamat mencoba semoga berguna dan menjadi blogger professional dan mahir dalam membangun web desain.

    Saturday, January 19, 2013

    Mengenal tentang HTML5

    html5 blogger template



    HTML5 adalah Generasi selanjutnya dari HTML sebelumnya. HTML5 diciptakan dalam pengembangan bahasa HTML untuk memperbaiki konten dan memperbarui teknologi multimedia yang sudah ada pada HTML 4 dan versi sebelumnya agar mudah dijalankan oleh browser dan mudah dimengerti. HTML5 merupakan kerjasama antara World Wide Web Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Teknologi Working Group (WHATWG). WHATWG bekerja dengan bentuk web dan aplikasi, dan W3C bekerja dengan XHTML 2.0. Pada tahun 2006, mereka memutuskan untuk bekerja sama dan membuat versi baru dari HTML yaitu HTML5.Struktur HTML5 adalah sebagai berkut :


    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <head>
    <title>Judul</title>
    </head>
    <body> Isi dan Konten </body>
    </html>

    Penambahan Tag baru pada HTML5 (Semantic/Structural Elements baru pada HTML5)

    <article> Mendefinisikan sebuah artikel
    <aside> Mendefinisikan isi selain dari konten halaman
    <bdi> Isolat bagian dari teks yang dapat diformat dalam arah yang berbeda dari teks lain di luar itu
    <command> Mendefinisikan sebuah tombol perintah bahwa seorang pengguna dapat meminta
    <details> Mendefinisikan rincian tambahan bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
    <summary> Mendefinisikan sebuah judul terlihat untuk elemen <details>
    <figure> Menentukan mandiri konten, seperti ilustrasi, diagram, foto, daftar kode, dll
    <figcaption> Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <figure>
    <footer> Mendefinisikan footer untuk dokumen atau bagian
    <header> Mendefinisikan sebuah header untuk dokumen atau bagian
    <hgroup> Grup seperangkat <h1> untuk elemen <h6> ketika pos memiliki beberapa tingkat
    <mark> Mendefinisikan teks ditandai / disorot
    <meter> Mendefinisikan pengukuran skalar dalam kisaran dikenal (gauge)
    <nav> Mendefinisikan navigasi link
    <progress> Merupakan kemajuan tugas
    <ruby> Mendefinisikan sebuah penjelasan ruby (untuk tipografi Asia Timur)
    <rt> Mendefinisikan sebuah penjelasan / pengucapan karakter (untuk tipografi Asia Timur)
    <rp> Mendefinisikan apa yang harus ditampilkan di browser yang tidak mendukung penjelasan ruby
    <section> Mendefinisikan sebuah bagian dalam sebuah dokumen
    <time> Mendefinisikan tanggal / waktu
    <wbr> Mendefinisikan sebuah kemungkinan garis-break
    <audio> Mendefinisikan isi suara
    <video> Mendefinisikan sebuah video atau film
    <source> Mendefinisikan beberapa sumber daya media untuk <video> dan <audio>
    <embed> Mendefinisikan sebuah wadah untuk aplikasi luar atau konten interaktif (plug-in)
    <track> Mendefinisikan trek teks untuk <video> dan <audio>
    <canvas> Digunakan untuk menggambar grafik, dengan cepat, melalui scripting (JavaScript biasanya)
    <datalist> Menentukan daftar yang telah ditentukan pilihan untuk kontrol input
    <keygen> Mendefinisikan sebuah field kunci-pasangan generator (untuk bentuk)
    <output> Mendefinisikan hasil perhitungan

    Penghapusan Tag pada HTML5

    <acronym>
    <applet>
    <basefont>
    <big>
    <center>
    <dir>
    <font>
    <frame>
    <frameset>
    <noframes>
    <strike>
    <tt>
    <u>

    Sunday, January 6, 2013

    Download JavaScript Bagi Pemula Template Creating Blogger / Website

    Postingan ini saya khususkan bagi pengguna template Creating Website, kali ini saya akan bagikan semua file javascript yang saya pasang di berbagai template kreasi blog ini. Hal ini untuk mengantisipasi semakin seringnya akun Google Code saya dinonaktifkan alias di banned oleh Google, mungkin sudah tidak terhitung berapa kali akun Google Code saya kena banned dan jika Anda masih menggunakan file javascript dari template bawaan (belum disimpan di Google Code atau file hosting sendiri) akan terkena dampak dengan tidak berfungsinya fitur-fitur yang ada.

    download javascript

    File-file ini merupakan ringkasan dari banyak kode-kode script yang disimpan dalam sebuah notepad. Sebenarnya Anda bisa saja tidak harus meringkas dan menyimpannya di Google Code atau situs tempat penyimpanan file lainnya, yaitu dengan cara membuka file tersebut pada notepad atau wordpad kemudian langsung meletakkan pada template. Jika template yang Anda pakai sedikit menggunakan javascript, cara itu bisa dilakukan.

    Lain halnya jika Anda memakai template yang banyak menggunakan javascript sebagai penunjang fitur-fitur yang dipasang, hal ini akan menyebabkan kapasitas memori template yang Anda pakai semakin membengkak yang selanjutnya akan mempengaruhi proses loading blod Anda. Untuk itu banyak master-master blogger menyarankan lebih baik file itu diringkas dan kemudian disimpan di situs penyimpanan file seperti Google Code, hal ini untuk mempercepat peramban, dalam hal ini mesin telusur Google dalam menulusuri file-file, baik HTML, CSS maupun Javascript yang ada pada template yang Anda pakai. Karena semakin kecil kapasitas template yang Anda pakai otomatis semakin cepat loading blog Anda.... Mohon bagi para master blogger yang membaca tulisan saya ini, dikoreksi kalau ada yang salah.

    Nah, diatas tadi adalah ulasan singkat saya tentang file-file javascript yang akan Anda download jika memang dirasa perlu. Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana cara menggunakan file-file javascript tersebut?

    Jika Anda masuk ke Edit HTML template, Anda pasti pernah menemukan sebuah URL script yang berakhiran .js, itu adalah javascript yang sudah diringkas dan disimpan di tempat penyimpanan file online. Contohnya seperti ini :
    https://johny-ember.googlecode.com/svn/trunk/labelthumb.js
    Jika Anda meletakkan URL diatas pada browser kemudian tekan enter akan mucul banyak sekali kode-kode script yang merupakan isi keseluruhan dari javascript tersebut.

    Maksud dari artikel ini adalah, saya menyediakan file javascript yang saya pasang di semua template dari Creating Website dan sudah saya ringkas menjadi file .js. Dimana nantinya Anda tinggal download dan simpan di tempat penyimpanan Google Code Anda sendiri sehingga jika sewaktu-waktu akun saya kena banned dari Google, blog Anda tidak terkena dampaknya. Di bawah ini link download dari kumpulan file-file javascript yang sudah saya ringkas :


    Jika Anda sudah download, disitu terdapat banyak sekali file javascript dari semua template yang pernah saya buat. Anda tinggal memilih script mana yang akan dipakai dan dipasang pada template Anda, tinggal mencari namanya saja, misalnya anda ingin mengganti URL script https://johny-ember.googlecode.com/svn/trunk/label.js, Anda tinggal cari file label.js kemudian upload di Google Code. Bagi Anda yang belum mengetahui cara membuat akun dan menyimpan file di Google Code silahkan baca postingan ini.Demikian postingan singkat kali ini, semoga bermanfaat.

    Saturday, January 5, 2013

    Mengatasi Loading Blog dengan Google Code

    Kali ini saya akan memberikan sebuah solusi atau pemecahan bagi Anda yang memiliki masalah dengan loading blog yang cukup berat. Loading atau proses membuka pada sebuah program menjadi salah satu faktor penting bagi bekerjanya sebuah sistem. Begitu juga dengan loading sebuah blog, jika terlalu berat maka akan membuat kinerja blog yang kita kelola menjadi sulit untuk berkembang karena pengunjung pasti akan berkurang. Seorang pengunjung tidak mau lama-lama menunggu untuk melihat isi atau artikel yang ingin dibacanya. Mereka lebih memilih mengunjungi sebuah blog yang cepat proses membukanya, disamping lebih efisien waktu, mungkin juga biaya yang dikeluarkan lebih kecil jika mereka mesti bayar koneksi internet.

    Blog yang saya bahas disini adalah blogspot, kecepatan loading blog platfrom blogger ini hanya tergantung pada seberapa banyak kode script yang kita masukkan ke dalam template tapi dengan asumsi kecepatan koneksi internet yang digunakan sama.  Beda dengan Wordpress atau platform blog lain yang menggunakan hosting sendiri, kecepatan blog tergantung juga dengan jenis dan kapasitas hosting yang dipakainya. Umumnya blog yang loadingnya berat biasanya memakai template jenis magazine seperti yang sering saya buat, karena banyak sekali fitur yang dipasang pada homepage. Sebenarnya dari Google sendiri juga menyarankan agar loading blog lebih cepat, paling tidak hanya 9 post yang ada di homepage. Tapi karena semakin berkembangnya blogger, platform blog ini sekarang bisa lebih dikembangkan sehingga menyerupai bentuk blog-blog profesional seperti platform lainnya dengan konsekuensi loading blog yang semakin lambat.

    Bagi Anda pengguna blogger, saya akan memberikan solusi logis untuk meningkatkan performa kecepatan loading blog, khususnya bagi anda pemakai template style magazine. Jika anda memakai sebuah template dengan menggunakan banyak fitur, seperti slider, label per categori atau lainnya. Pasti pernah menemukan sebuah script yang panjang (biasanya diletakkan diatas kode </head>) atau script yang sudah disimpan di tempat penyimpanan Google Code oleh si pembuat template. 

    Javascript yang belum disimpan di Google Code

    Saya akan berikan contoh sebuah script dan cara menyimpannya di Google code anda sendiri. Perhatikan contoh script di bawah ini saya ambil yang sederhana :
    <script language='javascript'>
    function Barva(koda)
    {
    document.getElementById(&quot;vzorec&quot;).bgColor=koda;
    document.hcc.barva.value=koda.toUpperCase();
    document.hcc.barva.select();
    }
    function BarvaDruga(koda)
    {
    document.getElementById(&quot;vzorec2&quot;).bgColor=koda;
    document.hcc.Barva2.value=koda.toUpperCase();
    document.hcc.Barva2.select();
    }

    </script>
    Perhatikan kode warna biru diatas, buka notepad kemudian copy kode warna biru ke notepad. (hanya warna biru). Setelah itu klik save as, pada File name beri nama file itu dengan diakhiri .js (misalnya : contoh.js). Dan pada Save as type pilih All files, Encoding biarkan pada ANSI, seperti pada gambar di bawah :


    Setelah proses penyimpanan file di komputer sekarang kita simpan di Google Code agar bisa dipasang pada template. Buka Google Code Anda, kalau belum pernah menggunakan Google Code sebelumnya, Anda harus membuatnya terlebih dahulu berikut caranya :
    1. Login ke akun Google anda, kemudian kunjungi http://code.google.com/hosting/

    2. Setelah itu klik Create a new project seperti gambar diatas, setelah muncul jendela baru isi kotak kosong seperti contoh gambar di bawah.


      Yang perlu anda perhatikan adalah dalam mengisi Version control system dan source code lisence, Anda harus isi seperti contoh gambar diatas. Untuk kolom lain bisa diisi terserah anda. Setelah itu klik Create project.
    3. Anda sekarang sudah mempunyai akun di Google Code, langkah selanjutnya adalah menyimpan kode javascript yang sudah dibuat diatas di Google Code. Menuju ke tab 'Download' dan klik New download. Kemudian klik Browse dan pilih file javascript yang ingin diupload. Isi informasi yang berhubungan dengan file javascript tersebut kemudian klik Submit file.


    4. File javascript anda sudah diupload ke Google code. Sekarang tinggal memanggilnya dan meletakkanya di template Anda. Klik file yang tadi sudah diupload, setelah itu akan terbuka jendela baru. Untuk mendapatkan direct link dari file yang anda upload. Klik kanan pada nama file tersebut kemudian pilih copy link location (firefox) atau salin alamat tautan (Chrome) seperti gambar dibawah.


    5. Sekarang bagaimana menempatkan direct link tersebut ke dalam template? Perhatikan dua gambar di bawah ini :

      Sebelum disimpan di Google code

      Sesudah disimpan di Google code

      Perhatikan kode block biru pada kedua gambar diatas, gambar atas belum diringkas dan pada gambar bawah kode sudah diringkas dan disimpan di tempat penyimpanan Google Code menjadi seperti ini :
      <script src="http://kauman.googlecode.com/files/contoh.js" type="text/javascript"/>
      Kode script diatas adalah kode ringkasan dari contoh kode script panjang paling atas dan warna merah adalah direct link file yang kita upload di Google Code pada langkah nomer 4 diatas.
    Javascript yang sudah disimpan di Google Code

    Nah sekarang bagaimana jika file javascript itu sudah disimpan di Google Code milik akun lain? Saya akan berikan contohnya dibawah :
    <script src='http://jamu-martin.googlecode.com/files/related-martin.js' type='text/javascript'/>
    URL Javascript warna merah diatas yang harus diganti dengan URL script dari Google Code anda. Caranya copy URL tersebut ke browser Anda seperti gambar dibawah :


    Kemudian tekan Enter pada keyboard. Jika muncul pilihan save, Anda tinggal save file tersebut kemudian upload ke Google Code Anda seperti langkah nomer 3 diatas. Tetapi jika setelah tekan enter muncul kode javascript yang berderet-deret banyak sekali deh pokoknya, copy kan kode itu ke notepad kemudian simpan seperti pada gambar paling atas pada artikel ini. Setelah itu upload ke Google Code seperti langkah-langkah diatas. Setelah itu masukkan atau ganti URL warna merah pada javascript diatas dengan URL atau direct link dari google code yang sudah Anda upload.

    Kok bisa ya dengan menyimpan javascript di tempat penyimpanan Google Code sendiri bisa meringankan loading blog? Penjelasannya seperti ini, jika Anda memakai sebuah template dengan menggunakan banyak script yang disimpan di Google Code oleh si pembuat template, pastinya tidak hanya Anda yang memakai template tersebut, pasti ada pengguna lain yang memakai template yang sama. Jika kedua blog dengan menggunakan template yang sama loading pada saat bersamaan pasti akan terasa semakin berat, kalau cuma dua atau tiga sih nggak terlalu terasa kalau yang memakai template itu banyak apa tidak semakin berat loadingnya? Disamping itu juga untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu script si pembuat template rusak atau overload.

    Itu tadi satu tips untuk mempercepat loading blog Anda dengan menyimpan file Javascript di Google Code Anda sendiri, silahkan dipahami dan semoga bermanfaat.

    Artikel Terkait :